| Judul Buku | : | Polisi dan Tokoh Agama: Komunikasi Membangun Harmoni Keamanan dan Ketertiban Masyarakat |
| Penulis | : | Evi Merdika Listiani, M.Sos. |
| ISBN | : | Proses |
| Jumlah Hal | : | viii+ 119 hal |
| Ukuran | : | 15,5 x 23 cm |
| Tahun Terbit | : | Agustus, 2026 |
| Harga | : | Rp. 80.000 |
Sinopsis
Buku ini pada awalnya merupakan hasil dari sebuah proses akademik yang kemudian penulis upayakan untuk dihadirkan kembali dalam bentuk yang lebih ringan, komunikatif, dan dekat dengan pembaca. Penulis menyadari bahwa apa yang tertulis di dalamnya merupakan hasil refleksi dari pengalaman, pengamatan, dan perenungan terhadap dinamika hubungan antara aparat kepolisian dan tokoh agama di tengah masyarakat. Ketertarikan penulis terhadap tema ini berangkat dari sebuah pertanyaan sederhana: bagaimana sebenarnya keamanan masyarakat dapat dibangun secara berkelanjutan? Apakah cukup dengan pendekatan hukum semata, ataukah diperlukan sentuhan lain yang lebih dekat dengan nilai-nilai kehidupan masyarakat itu sendiri? Dari pertanyaan tersebut, penulis menemukan bahwa ada satu ruang yang sering kali luput dari perhatian, yaitu ruang komunikasi yang dibangun melalui pendekatan religius dan kultural. Melalui buku ini, penulis ingin menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang berupaya membangun kedekatan, kepercayaan, dan harmoni sosial. Di sisi lain, tokoh agama memiliki peran yang tidak kalah penting sebagai penyampai nilai, penuntun moral, sekaligus jembatan komunikasi yang mampu menyentuh hati masyarakat. Ketika keduanya bertemu dalam satu tujuan, maka terciptalah sebuah sinergi yang memiliki kekuatan besar dalam menjaga ketertiban dan kedamaian.






Ulasan
Belum ada ulasan.