| Judul Buku | : | GORESAN TINTA RAMADLAN |
| Penulis | Mochammad Fuad Nadjib | |
| ISBN | : | proses |
| Jumlah Hal | : | viii + 145 hal |
| Ukuran | : | A5 (14, 8 x 21 cm) |
| Tahun Terbit | : | Januari, 2026 |
| Harga | : | Rp. 80.000 |
Sinopsis
Ramadlan tidak muncul secara tiba-tiba. Ia didahului oleh bulan-bulan sebelumnya yang berjalan sebagaimana mestinya, membawa dinamika hidup, rutinitas, dan pergulatan manusia sehari-hari. Dari sanalah Ramadlan hadir sebagai jeda yang bermakna, waktu yang memberi kesempatan untuk berhenti sejenak, menata ulang niat, dan menimbang kembali langkah. Di bulan inilah puasa dijalani, bukan sekadar sebagai penahanan lapar dan dahaga, tetapi sebagai latihan kesadaran. Di bulan ini pula Al-Qur’an diturunkan, menjadikan Ramadlan bukan hanya bulan ibadah jasmani, tetapi juga bulan perenungan makna. Malam-malamnya diisi dengan doa dan munajat, sementara sahur dan berbuka menjadi penanda kebersamaan dan rasa syukur. Buku Goresan Tinta Ramadlan lahir dari kesadaran bahwa Ramadlan terlalu luas untuk dirangkum secara utuh. Apa yang tertulis di dalamnya hanyalah sebagian kecil dari hal-hal yang selama ini identik dengan bulan suci tersebut, seiring dengan keterbatasan penulis dalam menorehkan seluruh pengalaman, pemikiran, dan renungan tentangnya. Karena itu, buku ini tidak dimaksudkan sebagai uraian yang lengkap dan mengikat, melainkan sebagai rangkaian catatan yang mencoba mendekati Ramadlan dari berbagai sisi, ibadah, sejarah, dan pengalaman manusia yang menyertainya. Melalui goresan-goresan sederhana ini, pembaca diajak untuk menemani Ramadlan dengan kesadaran, bukan sekadar menjalankannya sebagai rutinitas tahunan. Tidak ada tuntutan untuk menjadi sempurna, tidak pula janji perubahan yang instan. Yang ada hanyalah ruang untuk merenung: tentang waktu yang terus berjalan, tentang diri yang terus belajar, dan tentang Ramadlan yang selalu datang membawa kemungkinan baru.






Ulasan
Belum ada ulasan.